Tut tut , dering
pesan whatsapp dari handphone ku sedikit terdengar mengganggu ku, ku hembuskan
nafasku kesal dan kubuka pelan mataku lalu lanjut tidur, satu menit kemudian
dering panggilan terdengar keras ditelingaku, ku buka mataku dan kurabakan
tanganku ke lantai dibawah ranjang mengambil handphoneku,
“ halo,” kataku
malas
“ Tiara cepat
masuk kerja nanti ya, ada info penting” kata seseorang dengan nada tegas
“ ini siapa..?”
jawabku malas sambil setengah tidur
“ ini aku lita,
woy…masih tidur kamu ya? Cepat
bangun..hari ini ada audit jadi kamu harus cepat datang…!!!” katanya sambil
teriak lalu menutup telepon
Ku hembuskan
nafas malasku dan beranjak duduk dengan perasaan malas yang masih menyelimutiku
Kuambil sebotol
air mineral yang tergeletak dibawah ranjangku lalu kuminum dengan pelan sambil
kutatap pelan sekelilingku,
Disisi kanan
ranjang susun yang ku tempati ada satu ranjang lagi diatasnya banyak tergeletak
pakaian kotor dan bersih yang bercamput tanpa aturan, didepanku terlihat banyak
piring dan gelas kotor yang berantakan di pantry ,tumpukan sampah, serta lemari
pakaian yang terbuka lebar dengan isi yang berantakan, keadaan yang tak jauh
berbeda pada meja kecil disisi jendela dengan laptop yang masih terbuka dan
buku buku serta beberapa benda hasil percobaanku yang berserakan diatasnya, lalu aku menguap
malas.
Hai, namaku Tiara
seorang gadis 20 tahun yang bekerja di Departemen Quality di sebuah perusahaan
elektronik, aku lulusan SMA sudah tiga tahun aku bertahan di perusahaan ini
tanpa prestasi, dari awal aku tak menyukai pekerjaan ini namun entah mengapa
kau masih bertahan disini dan tidak mencari pekerjaan lain.
Aku menyewa
sebuah kamar di kompleks penginapan para karyawan, aku menempatinya sendiri
kamar yang seharusnya diisi oleh empat orang, bukan tanpa alasan, aku hanya tak
ingin merepotkan orang lain dengan kemalasanku yang sudah mencapai level
terparah.
Aku langkahkan
kakiku ke kamar mandi dengan rasa malas yang semakin menjadi,
Keadaan kamar
mandiku tak jauh berbeda sabun yang berserakan dimana mana, shampoo dan ember
kosong yang di letakan di tempat yang bukan semestinya,
Aku selalu
bersikap biasa melihat keadaan ini, karena tak ada sedikitpun yang berubah
selama 3 tahun terakhir ini.
Hari ini benar
benar akan menjadi hari yang panjang, aku sangat malas dengan audit,
Setelah bersiap
siap , tanpa sarapan aku langsung menuju hante untuk menunggu Bus, sekarang
sudah jam 6:25 menit, biasanya Bus datang jam 06 20 menit sudah terlambat 5
manit dari biasanya,
Pagi ini sangat cerah
matahari bersinar tanpa ada awan yang menghalanginya, udara sudah terasa cukup
panas meski ini masih pagi, jalanan sudah penuh sesak oleh kendaraan, hari ini
lebih macet dari biasanya,
Aku masih duduk
santai mendengarkan music dari headset, sebuah alunan merdu Michael William
tightrope,aku mulai menyukai lagi ini beberapa hari lalu, aku juga menunjukan
lagu ini kepada clyde teman online ku
yang menemani aku saat aku sedang bosan , namun sekarang dia sudah mulai sibuk
dengan pekerjaanya.
jam sudah
menunjukan pukul 06:35 dan aku masih duduk santai menunggu bus terakhir yang
biasanya akan datang jam 06:40 , aku sangat yakin bus terakhir belum lewat
karena melihat jalanan yang macet di hari yang sibuk ini . Halte sudah sepi tak
ada lagi karyawan yang menunggu bus disini kecuali aku dan seorang yang duduk
dengan gelisah menatap ujung jalan arah dimana bus akan datang, sesekali ia
melihat jam dari Hp nya dan mengajakku untuk memesan transportasi online, dan
aku hanya menjawab “ aku akan memesan Transportasi online jika sudah lewat jam 06:40
“ lalu dia mengangguk menyetujuiku dengan perasaan gelisah. Apakah dia tak
pernah ketinggalan bus sebelumnya?
Akhirnya sesuai
dugaanku tepat pukul 06:40 bus terakhir datang dan kami pun naik bus.
#30DWC #30DWCJilid22 #Day12
#30DWC #30DWCJilid22 #Day12
Tidak ada komentar:
Posting Komentar