Selasa, 03 Maret 2020

Perjalanan Pertama ke Kota Kelahiran


Pernahkan kau membayangkan bagaimana rasanya kembali berjumpa dengan kota kelahiran setelah 7 tahun berpisah, hanya ada satu kata “ Rindu “
Sore itu langit begitu cerah hanya ada beberapa awan putih yang melayang di langit biru, di tengah hiruk pikuk keramaian bandara Hang Nadim Batam aku duduk seorang diri di ruang tunggu bandara, Kulihat jam menunjukan pukul 17:15 setengah jam lagi pesawatku datang , hati ku benar benar tak sabar ingin cepat cepat sampai di kota kelahiran dan menemui keluarga besarku setelah 7 tahun berpisah, hal pertama yang paling aku rindukan adalah wajah om dan tanteku  orang yang 3 tahun merawatku selama aku sekolah disana, dan satu lagi makanan dan jajanan pasar karena aku sangat suka makan , aku juga penasaran bagaimana perubahan kota tersayangku itu.
setelah beberapa menit berlalu akhirnya pesawat datang dan perjalanan dimulai, 2 jam kemudian sampailah aku di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, ini adalah kali pertama aku menginjakan bandara ini benar benar luas dan aku sedikit kebingungan, namun belajar dari pengalaman di perjalanan sebelumnya aku sudah mulai terbiasa, aku sudah menghafal wajah orang orang yang satu pesawat denganku minimal samping kanan kiri depan belakang dan aku tinggal mengikuti mereka saat sampai di bandara tujuan, selesai jadi nggak takut jika harus kesasar di tempat baru, dan sampailah aku ke tempat pengambilan bagasi , stelah mengambil bagasi aku pun keluar bandara dan mencari taxi, setelah menemukannya berangkatlah aku ke lokasi selanjutnya Terminal Pasar Senen untuk menaiki kereta menuju Kota Pemalang
Bersambung
#30DWC #30DWCJilid22 #Day17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar